Inovasi Membangun Desa di Tengah Keterbatasan Anggaran

Keterangan Gambar : Pnj Kepala Desa Watuondo, Mursalin Saat Meninjau Langsung Penimbunan Talud Pantai

KONAWE KEPULAUAN – Akselerasi pembangunan di Desa Watuondo Kecamatan Wawonii Timur Laut, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), terus dilakukan.

Tahun ini Pemerintah Desa (Pemdes) di wilayah itu mengalokasikan anggaran Dana Desa (DD) untuk penimbunan talud pantai sepanjang 90 meter. Langkah itu dilakukan untuk mencegah abrasi pantai di Desa Watuondo yang sering terjadi tiap tahun.

Penjabat (Pnj) Kepala Desa Watuondo, Mursalin, mengatakan, program penimbunan talud pantai merupakan hasil kesepakatan masyarakat saat musyawarah desa beberapa waktu lalu. Sehingga Pemdes mengalokasikan anggaran DD tahun 2026 sekira Rp 119.345.000 untuk mengakomodir usulun tersebut.

“Panjangnya 90 meter, lebarnya 6 meter dan tinggi penimbunan 120 cm,” kata Pnj Desa Watuondo, Mursalin, Rabu (9/9/2026).

Lebih lanjut mantan Pnj Desa Wawolaa itu mengatakan, penimbunan talud pantai di otoritasnya saat ini telah rampung direalisasikan. Ditengah efisiensi anggaran desa saat ini, pihaknya bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Watuondo memaksimalkan anggaran yang ada.

“Pemdes bersama BPD mencoba memaksimalkan anggaran yang ada, alhamdulillah kita bisa melakukan kegiatan penimbunan talud pantai dengan anggaran Rp 119.345.000,” ujar magister olahraga itu.

Tampak Talud Setelah Selesai Dilakukan Penimbunan

Lebih lanjut Usan sapaan akrabnya mengatakan, saat ini masi terisa sekira 100 meter talud pantai yang belum ditimbun. Dirinya tetap akan melanjutkan kegiatan tersebut ketika pada saat Musdes masyarakat kembali mengusulkan untuk penimbunan talud pantai tersebut.

“Untuk kegiatan fisik, kami hanya punya satu kegiatan yakni penimbunan talud. Insya allah tahun depan ketika anggaran masi mencukupi dan masyarakat masi mengusulkan penimbunan talud, tetap kami akan dilanjutkan. Karena masi ada sekitar 100 meter yang masi belum ditimbun,” tandasnya.

Tim Redaksi

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *