KONAWE KEPULAUAN – Dalam upaya percepatan menuju kabupaten layak anak, Pemerintah Daerah Konawe Kepulauan (Konkep) melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) menggelar pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA).
Pelatihan ini digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, selama dua hari yakni 8 – 9 Desember 2022. Konvensi Hak Anak ini dihadiri perwakilan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, Puskesmas, sejumlah sekolah, media, Forum Anak Konkep, dan para pelaku usaha.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Drs. Risal Pailing menjelaskan, pelatihan ini bertujuan agar bagaimana lintas sektor yang ada dapat menyamakan persepsi terkait pentingnya konvensi hak anak dilakukan.
“Karena anak itu benar-benar harus kita jaga dan kita lindungi, tidak menutup kemungkinan, daerah kita yang sudah makin terbuka ini, seperti adanya investasi yang masuk, maka kita sudah harus mengantisipasi itu dari sekarang,” ujar Drs. Risal Pailing usai pembukaan Konvensi Hak Anak, Kamis (8/12/2022).
Target besar yang diharapkan dari konvensi ini, lanjut Risal, kedepan Kabupaten Konkep dapat meraih predikat kota layak anak. Namun upaya besar ini tidak bisa terwujud tanpa kerja sama semua OPD dan lintas sektor yang ada di Konkep.
“Ini merupakan salah satu indikator agar bagaimana terciptanya kabupaten layak anak di Konkep, karena besar harapan kami agar sebelum berakhir periode kepemimpinan Pak Amrullah sebagai Bupati dan Pak Andi Muhammad Lutfi sebagai Wakil Bupati, predikat kota layak anak sudah dapat diterima oleh Kabupaten Konkep,” ucapnya.
Sementara itu, di tempat yang sama Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak, Hj. Marniansih, SKM, MKM mengatakan, Konfensi Hak Anak ini merupakan sebuah kesepakatan atau perjanjian internasional yang merujuk terciptanya kota layak anak. Sehingga untuk mencapai itu, perlu dilakukan pelatihan Konfensi Hak Anak.
“Memang ini baru pertama kali kita lakukan di Konkep, namun saat ini kami sudah membentuk Forum Anak di semua kecamatan, bahkan ini juga sudah dibentuk di sejumlah desa,” ungkap Marniansih.
Sebagai tindak lanjut, tambah Marniansih, kedepan akan dilakukan rapat bersama Kepala OPD dan lintas sektor terkait upaya percepatan proses terciptanya kota layak anak di Konkep.
“Harapan kami mereka yang mengikuti pelatihan ini akan mensosialisasikan apa saja yang diperoleh di forum ini, kemudian untuk dilakukan advokasi ke pemerintah,” harapnya.
Tak hanya sampai disini, kata Marniansih, Dinas PPKBP3A Konkep juga akan melakukan sosialisasi turun ke desa-desa dan sejumlah sekolah yang ada di Kabupaten Konawe Kepulauan. Ini semua dilakukan demi mewujudkan Konkep sebagai kota layak anak yang ditarget dapat dicapai sebelum kepemimpinan Amrullah – Andi Lutfi berakhir.
“Apalagi Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati juga terus mendukung program yang sedang dicanangkan ini,” pungkasnya.
Laporan: Redaksi

























Tinggalkan Balasan