JAKARTA – Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 makin dekat, para relawan terus bergerak memasarkan figur Capresnya.
Meski isu tunda Pemilu 2024 terus bergulir, namun nama Anies Rasyid Baswedan masih saja berada di posisi teratas dalam survei elektabilitas. Hal tersebut berdasarkan hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dirilis 24 Maret 2022 lalu.
Dalam survei tersebut, lembaga survei IPO mengeluarkan skema 20 nama figur yang digadang-gadang bakal bertarung dalam perebutan kursi 01 RI menggantikan Presiden Joko Widodo. Gubernur DKI Jakarta berada di posisi teratas dengan 21,2 persen.
Posisi kedua dalam survei IPO ditempati Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan perolehan 18,6 persen. Kemudian disusul Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto di posisi ketiga dengan perolehan 16,4 persen. Selnjutnya ada nama Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di posisi ke-4 dengan 9,8 persen. Sedangkan nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di urutan ke-5 dengan 4,2 persen.
Selanjutnya di posisi ke-6 ada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dengan perolehan 3,8 persen. Lalu disusul nama Anggota DPR RI Dedi Mulyadi di posisi ke-7 dengan 3,4 persen. Mantan Menteri Perikanan Susi Pudjiastuti berada di posisi ke-8 dengan 2,0 persen.
Sedangkan nama Menteri Sosial Tri Rismaharini berada di posisi ke-9 dengan perolehan 1,8 persen. Kemudian di posisi ke-10 ada nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan 1,7 persen. Untuk nama Ketua DPR RI Puan Maharani memperoleh 1,4 persen berada di posisi ke-11.
Nama selanjutnya di posisi ke-12 ada Menteri BUMN Erick Tohir dengan 1,1 persen. Lalu disusul nama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi ke-13 dengan 0.9 persen. Posisi ke-14 ditempati Panglima TNI Andika Perkasa dengan perolehan 0,8 persen.
Kemudian disusul Ketum PAN Zulkifli Hasan di posisi ke-15 dengan 0,6 persen. Nama selanjutnya yakni Ketum PKB Cak Imin di posisi ke-16 dengan 0,4 persen. Mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di posisi ke-17 dengan perolehan 0,2 persen.
Sedangkan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto di posisi ke-18 dengan perolehan 0,2 persen. Lalu disusul nama Ketum PKS Ahmad Syaikhu di posisi ke-19 dengan 0.1 persen. Di posisi buncit urutan ke-20 diisi nama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dengan 0.0 persen.
Laporan: Redaksi

























Tinggalkan Balasan