Dilantik jadi Ketua APTISI Sultra, Prof Andi Bahrun: Kita Maksimalkan Semua Potensi

Keterangan Gambar : Ketua APTISI Wilatah IX-C Sultra, Prof Andi Bahrun. Foto: Aden.

KENDARI – Pengurus Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah IX-C Sulawesi Tenggara (Sultra) masa bakti 2023-2027, resmi dilantik di Kota Kendari, Rabu (11/10/2023).

Prof Andi Bahrun dipercaya sebagai Ketua APTISI Sultra beserta pengurus dihadiri langsung oleh Ketua APTISI Pusat, Prof Budi Djatmiko serta beberapa tamu undangannya.

Ketua APTISI Pusat, Prof Budi Djatmiko memgatakan, pelantikan ini merupakan suatu pengabdian sosial untuk memperjuangkan eksistensi perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara.

“Saya berharap ini adalah amanah yang wajib dijalankan. Tugas pengurus dan tugas kita semua itu bagaimana kita bisa meningkatkan kualitas perguruan tinggi swasta, terutama kualitas sumber daya manusianya,” katanya.

Untuk itu, ia mengucapkan selamat kepada pengurus APTISI Sultra yang baru saja dilantik, diharap dapat menjalankan program dan berkaloborasi instansi terkait dalam memajukan perguruan tinggi swasta di Sultra.

“Kita ucapkan selamat bekerja dan sukses untuk berkolaborasi dengan pemerintah nantinya dalam memajukan perguruan tinggi swasta,” tutupnya.

Sementara itu Ketua APTISI Sultra, Prof Andi Bahrun mengatakan, usai pelantikan pengurus, program APTISI Sultra yang akan dijalankan pertama adalah melaksanakan rapat kerja (raker)

“Dalam raker ini tentuk kita akan rancang program kerja APTISI Sultra selama empat tahun ke depan,” kata Andi Bahrun yang juga Pelantikan Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra).

Andi Bahrun menerangkan, pelantikan pengurus ini merupakan momentum tongkat kebangkitan APTISI di Sultra.

APTISI untuk mengoptimalkan, memaksimalkan dan mensinergikan semua potensi yang ada di Sultra untuk secara bersama-sama bersinergi, berkolaborasi, maju bersama, saling mendukung dalam meningkatkan sumber daya manusia dalam memajukan daerah dan memajukan daya saing kesejahteraan masyarakat termasuk kemajuan Indonesia.

“Intinya kita meningkatkan kualitas PTS dan memanfaatkan peluang-peluang yang ada dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan PTS di Sulawesi Tenggara,” jelasnya.

Selain sinergi antar PTS, APTISI juga akan bekerja sama dengan pemerintah, stakeholder atau instansi swasta dalam kemajuan dan perkembangan pendidikan di Sultra terutama memperhatikan mahasiswa

“Kita akan berkaloborasi dengan pemerintah maupun swasta bersama-sama dalam memperhatikan pendidikan di Sultra, terutama anak-anak tidak kuliah dengan alasan ekonomi,” tutupnya.

Laporan: Aden

Potretsultra Potretsultra
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *