Muhammad Idrus Kembali Pimpin UMKOTA, Siap Lanjutkan Transformasi Kampus Menuju Perguruan Tinggi Unggul

Keterangan Gambar : Momen Pelantikan Rektor UMKOTA

KOLAKA UTARA – Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara (UMKOTA) memasuki babak baru dalam perjalanan pengembangan pendidikan tinggi setelah Dr. H. Muhammad Idrus, S.Sos., M.Si., kembali dipercaya menjabat sebagai rektor untuk periode 2026–2030.

Pelantikan tersebut berlangsung di Islamic Centre Kolaka Utara, Senin (2/11/2026), bersamaan dengan pelantikan Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Kolaka serta prosesi wisuda UMKOTA.

Dalam kesempatan itu, Drs. Wardi, M.Si., resmi dilantik sebagai Rektor ITBM Kolaka untuk periode yang sama. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kolaka Utara Drs. H. Nur Rahman Umar, Kapolres Kolaka Utara AKBP A. Sofyan, Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka Utara Muchammad Arifin, S.H., serta sejumlah unsur pimpinan instansi, organisasi Muhammadiyah, dan civitas akademika.

Kembali dipercayanya Muhammad Idrus memimpin UMKOTA menjadi bagian penting dari kesinambungan perjalanan kampus yang turut dibangunnya sejak awal.

UMKOTA sebelumnya berdiri dengan nama Institut Teknologi dan Sains (INTENS) Muhammadiyah Kolaka Utara pada 21 Februari 2022. Seiring perkembangan kelembagaan dan peningkatan kapasitas akademik, institusi tersebut kemudian resmi bertransformasi menjadi universitas pada 30 Januari 2025.

Dengan pengalaman mendampingi perjalanan kampus sejak masa awal pendirian hingga menjadi universitas, Idrus diharapkan mampu membawa UMKOTA semakin berkembang, baik dari sisi kualitas pendidikan, tata kelola kelembagaan, maupun daya saing lulusan.

Dalam kepemimpinannya untuk empat tahun ke depan, ia berkomitmen melanjutkan program pengembangan perguruan tinggi dengan memperkuat mutu akademik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membangun kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak.

Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, yang juga menjabat Ketua Muhammadiyah Kolaka Utara, menyampaikan harapannya agar kepemimpinan baru tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.

Menurut Bupati, keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak semata-mata ditentukan oleh megahnya bangunan maupun lengkapnya sarana dan prasarana. Hal yang lebih mendasar adalah kemampuan institusi pendidikan dalam melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki karakter kuat, serta mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat.

“Perguruan tinggi yang besar bukan hanya dilihat dari gedung dan fasilitasnya, tetapi dari kemampuannya melahirkan pemikiran maju, membentuk karakter yang tangguh, serta menghasilkan lulusan dengan keahlian yang bermanfaat,” ungkap Nur Rahman.

Ia juga berharap UMKOTA terus mengembangkan program studi yang relevan dengan potensi unggulan dan kebutuhan Kabupaten Kolaka Utara. Dengan demikian, keberadaan kampus tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan daerah.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, Bupati menilai diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, Muhammadiyah, civitas akademika, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.

“Pengembangan perguruan tinggi merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar UMKOTA dapat berkembang lebih baik dan memberikan manfaat yang semakin luas,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Sekretaris Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang mewakili Prof. Ahmad Muttaqin, M.A., Ph.D., menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan dalam mengelola perguruan tinggi.

Ia menyebut, keberhasilan seorang rektor tidak hanya dinilai dari capaian selama menjalankan masa jabatan, tetapi juga dari kemampuannya membangun sistem kelembagaan dan mempersiapkan kader penerus kepemimpinan.

“Salah satu indikator keberhasilan seorang rektor adalah ketika mampu menyiapkan kader yang akan melanjutkan kepemimpinan pada periode berikutnya,” pesannya.

Sebagai bentuk keseriusan dalam menjalankan amanah kepemimpinan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kontrak kinerja dan pakta integritas untuk pengembangan UMKOTA periode 2026–2030.

Komitmen tersebut mencakup sejumlah aspek strategis, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, pengembangan kemahasiswaan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, pengelolaan keuangan, hingga penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Melalui kepemimpinan baru ini, UMKOTA diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan perkembangan yang telah dicapai, tetapi juga meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan tinggi sehingga menjadi salah satu pusat pengembangan sumber daya manusia yang berkontribusi bagi kemajuan Kolaka Utara dan daerah sekitarnya.

Laporan: Andika

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *