KONAWE KEPULAUAN — Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) di bawah kepemimpinan Bupati Rifqi Saifullah Razak, ST dan Wakil Bupati Muhamad Farid, SE terus memperkuat komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM).
Program tersebut kembali digelar dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Melalui Dinas Ketahanan Pangan Konkep, GPM berlangsung mulai 7 hingga 11 Agustus 2026 dan dipusatkan di ibu kota kabupaten, Langara.
GPM menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga kestabilan harga pangan dan menekan laju inflasi.
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Konkep, Meri Santi, ST., M.Si, mengatakan GPM merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi pangan.
Meri Santi mengungkapkan, sejumlah komoditas kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut dengan harga yang relatif terjangkau. Di antaranya beras SPHP 5 kilogram seharga Rp60 ribu per sak, telur lokal Rp50 ribu per rak, minyak goreng Harumas Rp23 ribu per bungkus, bawang merah Rp40 ribu per kilogram, serta bawang putih Rp43 ribu per kilogram.
“Selama pelaksanaan GPM dari tanggal 7 sampai 11 Agustus 2026, penjualan komoditas mendapat antusias yang cukup tinggi dari masyarakat. Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari penjualan beras SPHP yang mencapai 300 sak, sementara 50 rak telur lokal yang disediakan habis terjual,” ujar Meri Santi saat ditemui sedang melayani pembeli Selasa (11/8/2026).
“Untuk komoditas lainnya, minyak goreng yang disediakan sebanyak 120 liter telah terjual 80 liter. Bawang merah dari total 30 kilogram tersisa 10 kilogram, sedangkan bawang putih dari 20 kilogram yang disediakan masih tersisa 8 kilogram,” tambahnya.
Menurut Meri Santi, melihat tingginya kebutuhan dan antusiasme masyarakat, pelaksanaan GPM akan diperpanjang selama persediaan stok masih tersedia. Pemerintah daerah akan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan masyarakat, terutama untuk komoditas beras dan minyak goreng.
“GPM ini akan kami perpanjang selama persediaan stok masih ada, sehingga kebutuhan masyarakat Konkep, utamanya komoditas beras dan minyak, dapat tetap tercukupi,” katanya.
Ia berharap keberadaan GPM dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
Selain momentum HUT RI, Pemerintah Kabupaten Konkep berkomitmen menghadirkan GPM secara berkelanjutan dalam berbagai momentum, seperti menjelang hari besar keagamaan, festival daerah, peringatan hari besar nasional, maupun sebagai program rutin pengendalian harga dan inflasi daerah.
Laporan: Jarman Alkindi

























Tinggalkan Balasan