Uang Puluhan Juta Raib dari Kios Warga Lorong PDAM Kendari, Diduga Hilang Saat Pemilik Pergi Menyiram Tanaman

Keterangan Gambar : Ilustrasi Uang

KENDARI – Seorang perempuan lanjut usia bernama Hasri, warga Lorong PDAM, Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), kehilangan uang tunai sekitar Rp20 juta dari kios miliknya.

Selain uang, sejumlah barang berharga milik Hasri yang disimpan dalam sebuah tas juga ikut raib. Barang tersebut di antaranya Kartu Tanda Penduduk (KTP), gigi palsu, serta beberapa barang berharga lainnya.

Hasri menuturkan, uang yang hilang diperkirakan mencapai kurang lebih Rp20 juta. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp9 juta disimpan di dalam sebuah tas, sementara uang lainnya disimpan di dalam laci meja kios.

“Kurang lebih Rp20 juta yang hilang. Ada sekitar Rp9 juta di dalam tas, sisanya ada di laci meja kios,” tutur Hasri.

Menurutnya, uang yang disimpan di dalam laci merupakan uang hasil transaksi pembelian barang di kios serta uang yang disiapkan untuk kebutuhan pembelian bensin.

Hasri menduga kehilangan tersebut terjadi pada Rabu, 5 Agustus 2026, sekitar pukul 06.00 WITA. Saat itu, dirinya meninggalkan kios untuk menuju rumah tempat tinggalnya yang berjarak sekitar puluhan meter dari kios.

Kepergiannya tersebut untuk menyiram tanaman. Setelah kembali ke kios, Hasri menyadari uang dan sejumlah barang berharga miliknya sudah tidak berada di tempat semula.

Merasa mengalami kerugian, Hasri kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Laporan itu dilakukan agar aparat dapat menyelidiki dan mengungkap siapa pihak yang mengambil uang serta barang miliknya.

Hasri berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut dan menemukan kembali uang maupun barang-barang berharga yang hilang.

“Saya berharap uang dan barang-barang saya bisa segera ditemukan dan dikembalikan,” harapnya.

Saat ini, kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Tim Redaksi

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *