KOLAKA UTARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) menggelar Sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).
Aplikasi SRIKANDI tersebut diperuntukkan bagi satuan pendidikan jenjang PAUD/TK Negeri dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Agenda ini digelar di Aula Hotel Berlian, Lasusua pada Rabu hingga Kamis (8–9 Juli 2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Wujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Tata Kelola Arsip Digital yang Akuntabel dan Terintegrasi” tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara, Alauddin Syah, S.E., M.Si.
Sosialisasi ini bertujuan mempercepat implementasi aplikasi SRIKANDI sebagai sistem pengelolaan arsip elektronik yang terintegrasi di lingkungan satuan pendidikan. Peserta terdiri dari kepala sekolah, ketua PKBM, dan operator sekolah yang hadir sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan aplikasi SRIKANDI, tata cara penggunaan, praktik langsung, hingga sesi diskusi dan tanya jawab. Pemateri berasal dari Admin SRIKANDI Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kolaka Utara.
Dalam keterangannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kolaka Utara, Alauddin Syah, mengatakan bahwa penerapan SRIKANDI merupakan langkah strategis untuk mendukung transformasi digital dalam tata kelola administrasi pendidikan.
“Penerapan aplikasi SRIKANDI merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Melalui aplikasi ini, pengelolaan arsip di setiap satuan pendidikan akan menjadi lebih tertib, cepat, aman, dan mudah ditelusuri karena seluruh proses administrasi dilakukan secara digital,” ujarnya, Jumat (9/7/2026).

Foto Bersama Usah Kegiatan Sosialisasi Aplikasi Srikandi
Alauddin Syah menjelaskan, digitalisasi arsip tidak hanya meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi, tetapi juga memperkuat akuntabilitas serta transparansi dalam pengelolaan dokumen di lingkungan sekolah dan PKBM.
“Kami berharap seluruh kepala sekolah, ketua PKBM, dan operator dapat memahami serta mengimplementasikan aplikasi SRIKANDI secara optimal setelah mengikuti sosialisasi ini. Ke depan, budaya kerja berbasis digital harus menjadi bagian dari pelayanan pendidikan yang profesional, efektif, dan akuntabel,” tambahnya.
Alauddin juga menegaskan bahwa keberhasilan implementasi SRIKANDI membutuhkan komitmen seluruh satuan pendidikan agar sistem administrasi dan kearsipan berjalan seragam sesuai ketentuan pemerintah.
Sebagai informasi, kegiatan sosialisasi berlangsung selama dua hari. Hari pertama diikuti kepala sekolah PAUD/TK Negeri dan sejumlah PKBM, sedangkan hari kedua diikuti peserta dari PKBM lainnya. Seluruh peserta diwajibkan hadir bersama operator sekolah serta membawa laptop untuk mengikuti praktik penggunaan aplikasi secara langsung.
Melalui kegiatan ini, Disdikbud Kabupaten Kolaka Utara berharap implementasi SRIKANDI dapat berjalan optimal sehingga mendukung terciptanya tata kelola administrasi pendidikan yang modern, efektif, dan sesuai dengan arah kebijakan transformasi digital pemerintah.
Laporan: Andika

























Tinggalkan Balasan