Gerak Cepat Berbuah Manis, Pj Bupati Buton Raih Penghargaan sebagai Inovator Perubahan

Keterangan Gambar : Pj Bupati Buton, Drs Basiran, M.Si (Foto: Istimewa)

BUTON – Kerja-kerja cepat Drs. Basiran, M.Si saat menjadi Pj Bupati Buton kini berbuah manis. Ia dinilai berkinerja baik dan menghadirkan inovasi perubahan.

Pengakuan ini datang langsung dari Lembaga Seven Media Asia. Pj. Bupati Buton Drs. Basiran, M.Si mendapatkan penghargaan dari Seven Media Asia sebagai Inovator Perubahan dalam penganugerahan Indonesia Best Future Leaders, di Radison Golf & Convention Center Batam, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat Malam (28/7/2023).

“Pada malam hari ini sungguh sangat luar biasa, teman-teman Seven Media bisa memilih kami dari 107 penjabat kepala daerah saat ini,” ujar Basiran dalam keterangan persnya.

Basiran menganggap ini adalah sebuah hadiah dalam kerja keras selama kurang lebih satu tahun , tepat Agustus genap satu tahun.

“Dan sejak kami dilantik oleh Bapak Gubernur Sulawesi Tenggara sebagai Penjabat Bupati Buton yang kami bawa adalah semangat perubahan. Karena Buton adalah sebuah wilayah kesultanan yang memiliki potensi sumber daya alam khususnya Aspal Buton yang sudah lama tidur,” ucap Pj Bupati Buton.

Sejak kunjungan Presiden RI pada 27 September 2022 lalu ke Buton, pada saat ini dikeluarkan kebijakan untuk menggunakan produk dalam negeri khsusunya Aspal Buton.

“Alhamdulillah hari ini kita telah diinstruksikan oleh Bapak Presiden telah dipersyaratkan oleh Menteri PU, telah dipersyaratkan Menteri Dalam Negeri untuk menggunakan produk dalam negeri khususmya Aspal Buton,” sambungnya.

Kata Basiran, diterimanya penghargaan tersebut tidak lepas dari bimbingan Gubermur Sulawesi Temggara dan dukungan dari masyarakat Buton serta seluruh perangkat daerah.

“Tentu prestasi atau penghargaan ini atas bimbingan atas nasihat dari Gubernur Sulawesi Tenggara, Bapak H. Ali Mazi, S.H. Tentunya dukungan dari masyarakat Kabupaten Buton, termasuk kritis-kritis dan saran dari teman-teman DPRD Kabupaten Buton. Dan saya bersyukur mempunyai kepala satuan kerja perangkat daerah, camat, lurah yang ikut membantu melakukan perubahan dalam kurang lebih satu tahun,” ungkapnya.

Dari kerja-kerja yang dilakukan selama kurang lebih satu tahun, Pj. Bupati Buton telah berhasil menurunkan angka stunting, pengangguran, jumlah masyarakat miskin, dan yang terbaru dikategorikannya Kabupaten Buton sebagai daerah yang inovatif.

“Hasilnya kami mendapatkan pertama tingkat stunting yang tadinya cukup tinggi berkisar di angka 19 persen, dalam kurun waktu belum cukup satu tahun kami berhasil turunkan menjadi 17 persen, termasuk angka pengangguran, jumlah masyarakat miskin dan berbagai macam Inovasi,” katanya.

Penilaian itu berbanding lurus dengan penilaian Kemendagri yang menetapkan Buton sebagai Kabupaten Inovotif. “Dan malam ini saya dapat kabar dari Kepala Badan Riset Daerah Provinsi Sultra, bahwa Kabupaten Buton sudah menjadi daerah inovatif yang sebelumnya dianggap kurang inovatif atau bahkan tidak inovatif,” ungkapnya.

Kemudian Pj. Bupati Buton mendedikasikan penghargaan tersebut kepada masyarakat Buton dan berharap ini menjadi momentum kebangkitan dari Aspal Buton.

“Tentu ini adalah sebuah penghargaan buat masyarakat Buton, mudah-mudahan ini juga momentum Aspal Buton Bangkit, Indonesia Maju,” tutupnya.

Sumber: Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Buton

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *