Semarak Merah Putih di Desa Wesalo, Kolaborasi KKN UHO dan Karang Taruna Hidupkan Semangat Kemerdekaan

Keterangan Gambar : Mahasiswa KKN UHO Saat Menyemarakkan HUT RI ke-81 di Desa Wesalo

KOLAKA TIMUR – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Wesalo, Kecamatan Lalolea, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), berlangsung penuh semangat dan kebersamaan.

Selama lima hari, 11–15 Agustus 2026, Desa Wesalo diramaikan dengan kegiatan “Semarak Merah Putih”, sebuah rangkaian kegiatan yang digagas melalui kolaborasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Batch 2 Universitas Halu Oleo (UHO) bersama Karang Taruna Desa Wesalo.

Bukan sekadar memeriahkan HUT RI, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan pemuda desa untuk membangun kebersamaan, menumbuhkan kreativitas, sekaligus menghadirkan ruang positif bagi anak-anak dan masyarakat.

Kelompok mahasiswa KKN UHO yang bertugas di Desa Wesalo berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Prof. Dr. H. M. Najib Husain, S.Sos., M.Si.

Melalui program pengabdian tersebut, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjalankan kegiatan formal KKN, tetapi juga mampu melihat potensi, kebutuhan, dan dinamika kehidupan masyarakat di lokasi pengabdian.
Semangat itu kemudian diwujudkan dalam “Semarak Merah Putih”, dengan memadukan unsur nasionalisme, permainan, olahraga, kreativitas, serta gotong royong.

Suasana pembukaan kegiatan berlangsung meriah. Puluhan anak-anak Desa Wesalo tampak antusias mengikuti rangkaian acara dengan mengenakan atribut bernuansa merah putih.
Ada yang mengenakan ikat kepala merah putih, sementara sebagian lainnya tampil dengan lukisan bendera Indonesia di pipi.

Keceriaan mereka semakin terlihat saat mengikuti berbagai perlombaan dan permainan yang disiapkan panitia.
Kegiatan tersebut sekaligus menciptakan suasana berbeda di tengah masyarakat.

Anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga belajar tentang arti kebersamaan, sportivitas dan semangat memperingati kemerdekaan.

Kordes KKN UHO, Abdul Azis, mengatakan kegiatan “Semarak Merah Putih” merupakan salah satu bentuk sinergi mahasiswa KKN dengan pemuda dan masyarakat Desa Wesalo.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tidak hanya difokuskan pada perlombaan anak-anak, tetapi juga dirangkaikan dengan olahraga bersama mahasiswa KKN dan Karang Taruna.

“Semarak Merah Putih tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan hiburan dalam rangka HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai kebersamaan, sportivitas, gotong royong, dan kecintaan terhadap Tanah Air,” kata Abdul Azis.

Ia menambahkan, olahraga bersama juga menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun kedekatan antara mahasiswa KKN, Karang Taruna, dan masyarakat Desa Wesalo.

Kolaborasi mahasiswa KKN UHO dan Karang Taruna menunjukkan bahwa semangat membangun desa dapat dimulai dari kegiatan sederhana yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Mahasiswa hadir membawa ide dan kreativitas, sementara pemuda Karang Taruna menjadi bagian penting dalam menggerakkan masyarakat dan mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Sinergi tersebut juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Di sisi lain, Karang Taruna memperoleh ruang untuk semakin memperkuat perannya sebagai wadah kepemudaan di desa.

Lebih dari sekadar perayaan HUT RI, “Semarak Merah Putih” diharapkan mampu menanamkan kecintaan terhadap Tanah Air kepada generasi muda Desa Wesalo sejak dini.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui gotong royong, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Mahasiswa KKN UHO dan Karang Taruna Desa Wesalo berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti setelah rangkaian HUT ke-81 RI berakhir. Semangat kerja sama yang telah terbangun diharapkan dapat menjadi fondasi untuk menghadirkan berbagai kegiatan positif lainnya bagi masyarakat.

Dengan demikian, kehadiran mahasiswa KKN di Desa Wesalo tidak hanya meninggalkan kenangan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendorong partisipasi pemuda dan masyarakat dalam membangun desa secara mandiri dan berkelanjutan.

Tim Redaksi

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *