KONAWE KEPULAUAN – Beberapa hari belakangan ini banyak mahasiswa asal Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) bertanya-tanya terkait keterlambatan pencairan Beasiswa Wawonii Cerdas tahap 1 tahun 2025.
Pertanyaan atas keterlambatan ini disuarakan oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Kajian Advokasi Kebijakan dan Demokrasi (Forkad) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menanyakan langsung terkait pencairan Beasiswa Wawonii Cerdas, melalui aksi demonstrasi, Kamis (24/7/2025).
Dalam aksinya Erlan selaku Jenderal Lapangan menyampaikan, Beasiswa Wawonii Cerdas merupakan program pemerintah yang dihadirkan untuk menunjang kualitas SDM di Konkep. Namun dalam pelaksanaannya saat ini menuai kejanggalan.
“Beasiswa yang dikelola oleh Kabag Kesra dalam pelaksanaannya banyak persoalan yang menjadi keresahan mahasiswa terkait persyaratan, pencairan beasiswa yang sering terlambat tidak sesuai dengan pengumuman yang ada,” ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Kabag Kesra Setda Konkep Hj. Suriawaty, S.Pd, M.Pd menjelaskan, penyebab pencairan Beasiswa Wawonii Cerdas ini tidak seperti jadwal biasanya karena terkait regulasi berupa harmonisasi Perbub ke Kemenkumham. Ia juga membantah jika dituding keterlambatan, karena menurutnya pencairan Beasiswa Wawonii Cerdas ini memang dijadwalkan pada bulan Juli 2025.
“Saat ini pemerintahan yang baru, jadi ada program terbarunya Bupati yang menambahkan terkait Beasiswa Wawonii Cerdas untuk Tahfiz Qur’an untuk tingkatkan SD, SMP dan SMA, Maka perubahan Perbup 2024 itu harus diharmonisasi di Kemenkumham,” ujarnya.
Meski begitu, lanjut Suriawaty, pihaknya terus berupaya untuk mempercepat proses tersebut. Sehingga saat ini Perbub perihal Beasiswa Wawonii Cerdas sudah selesai dan sudah ditandatangani oleh Bupati Konawe Kepulauan beserta nama-nama penerima beasiswa Wawonii Cerdas yang dinyatakan lolos sebanyak 1.250 orang.
Suriawaty menargetkan, pekan depan Beasiswa Wawonii Cerdas sudah akan dicairkan ke rekening masing-masing mahasiswa. Saat ini pihaknya sementara melakukan pengajuan di Badan Keuangan Daerah untuk proses permintaan pencairan beasiswa.
“Kendala lain juga ada ratusan rekening penerima beasiswa ini tidak aktif, sehingga beberapa hari yang lalu panitia menyampaikan kepada seluruh mahasiswa yang rekening belum aktif untuk segera diaktifkan. jika sudah aktif rekeningnya masing-masing Insyaallah minggu depan beasiswa ini sudah akan dicairkan,” pungkasnya.
Laporan: Jarman Alkindi

























Tinggalkan Balasan