Mahasiswa Unsultra Raih Juara Satu Level Nasional di Ajang Global Youth Indonesia

Keterangan Gambar : Mahasiswa Unsultra, Agnes Nogo Temu (Foto: IST)

KENDARI – Mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) kembali mengukir prestasi. Kali ini prestasi yang sangat membanggakan dan mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di kancah nasional.

Agnes Nogo Temu telah berhasil mengharumkan nama baik kampus Unsultra di pentas nasional dalam ajang Global Youth Indonesia (GYI). Program ini merupakan hasil kolaborasi bersama Inspiring Generation Program 2.0 (I-GEN Program), yang diperuntukan untuk pemuda-pemudi terpilih di Seluruh Indonesia. Agnes diumumkan berhasil meraih juara satu dalam ajang tersebut.

Perlu diketahui Inspiring Generation Program (I-GEN Program), adalah program yang diharapkan dapat melakukan perubahan, inovasi, kontribusi bagi diri pribadi, keluarga, organisasi, masyarakat serta pengabdian masa depan. Tujuan kegiatan ini adalah lahirnya generasi inspiratif dari perwakilan kampus seluruh Indonesia.

Harapannya dapat berkontribusi untuk negeri, belajar bersama dalam kegiatan Inspiring Generation Program atas gagasan Global Youth Indonesia yang bermanfaat dan berkelanjutan serta didukung oleh Kemenpora RI dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Indonesia. Pemuda dan pemudi pilihan dari seluruh Indonesia berkesempatan mengikuti program pelatihan dan pengembangan keterampilan dalam I-GEN Program 2.0.

Rektor Universitas Sulawesi Tenggara, Prof. Dr. Ir. Andi Bahrun, M.Sc. Agric mengaku bangga atas prestasi yang berhasil ditorehkan oleh salah satu mahasiswanya di ajang Global Youth Indonesia tersebut.

“Saya dengan bangga dan bersyukur menyampaikan Selamat dan Sukses kepada Agnes. Saya bersyukur kepada Allah SWT atas mahasiswa Unsultra karena Agnes kembali mengukir prestasi dan mengharumkan nama Unsultra,” ujar Prof Andi Bahrun beberapa waktu lalu.

Hal ini, lanjut Prof Andi Bahrun, menunjukkan bahwa mahasiswa Unsultra sudah bisa bersaing pada berbagai event dan semakin membuat pihak kampus lebih bersemangat merancang dan implementasi berbagai program yang dapat mempersiapkan mahasiswa untuk lebih inovatif dan inspiratif.

“Tekad kami benar-benar ingin memantapkan program penguatan ekosistem calon pemimpin daerah dan bangsa masa depan. Mohon doa teman-teman media dan masyarakat agar mimpi kami bisa terwujud,” ucapnya.

Rektor tersebut berharap kepada Agnes agar tidak puas dengan prestasi yang telah diraihnya ini. Namun justru dengan prestasi dicapai ini dapat menjadi sumber motivasi kebangkitan semangat terus belajar, kreatif dan inovatif guna meraih berbagai capaian prestasi selanjutnya. Tentu semakin terbentuk karakter kuat sebagai calon pemimpin masa depan sekaligus sebagai generasi inspiratif.

“Saya juga berharap agar apa yang dicapai Agnes ini bisa menjadi sumber inspirasi dan motivasi sekaligus menumbuhkan keyakinan kepada mahasiswa lainnya bahwa mahasiswa Unsultra bisa berprestasi dan bersaing dengan mahasiswa lainnya,” harapnya.

Kata Prof Andi Bahrun, Unsultra terus memberikan dukungan berbagai kegiatan kemahasiswaan. Karena salah satu kompetensi unggulan Unsultra adalah lulusan sebagai calon pemimpin handal masa kini dan mendatang.

Andi Bahrun mengatakan prestasi yang diraih Agnes, berdasarkan penilaian tim seleksi. Rujukannya adalah Curriculum Vitae (CV), pengalaman dan kemampuan personal Agnes. “Sekali lagi, saya berbangga akan prestasi yang Agnes raih. Karena sebelumnya, Agnes ini terpilih pada program pertukaran mahasiswa Asia-Eropa. Termasuk program internasional lainnya, sebagai ambasador internasional,” ungkap Prof.

Andi berharap setelah menjuarai GYI, Agnes dapat membawa perubahan, berinovasi, dan berkontribusi bagi keluarga, almamater dan masyarakat. Melalui program GYI ini, Agnes dapat mendesain program kerja sama dengan perguruan tinggi dan lembaga lain, baik di dalam maupun luar negeri.

Sementara itu, Agnes Nogo Temu mengatakan, forum GYI didesain untuk melahirkan generasi inspiratif yang diharapkan berkontribusi untuk negeri. Peserta forum GYI Serta belajar bersama dalam kegiatan I-Gen Program 2.0 diikuti oleh seluruh perguruan tinggi diindonesia dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Indonesia.

“Secara pribadi saya berharap mampu menjadi agen pembaharuan dan pembawa spirit bagi mahasiswi yang lainnya untuk terus menggali potensi skillnya,” ujarnya.

Laporan: Omen

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *