Merawat Nyala Literasi di Pelosok Konkep Lewat ‘Tebar Sejuta Al-Qur’an’ Bersama Kang Maman

Keterangan Gambar : Kolase Foto Program Tebar Sejuta Alquran Bersama Kang Maman

KONAWE KEPULAUAN — Angin segar literasi dan syiar Keislaman kembali menghembus pesisir pelosok Sulawesi Tenggara.

Melalui kolaborasi mulia antara Baitul Maal Hidayatullah (BMH), penulis sekaligus pegiat literasi kenamaan Maman Suherman (Kang Maman), dan ekspedisi JNE, program “Tebar Sejuta Al-Qur’an” sukses menembus keterbatasan geografis di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

Inisiatif nasional yang berkomitmen membagikan ribuan mushaf Al-Qur’an, Al-Qur’an Braille, hingga buku-buku literasi berkualitas bagi santri, TPQ, dan sahabat netra di penjuru Nusantara ini akhirnya tiba di TPQ Al-Ikhlas, Desa Sinar Masolo, Kecamatan Wawonii Tenggara.

Kedatangan 20 mushaf baru Al-Qur’an tersebut menyulut haru dan rasa syukur mendalam dari pengelola serta santri setempat. Ketua TPQ Al-Ikhlas, Hasanuddin, menyampaikan apresiasinya dengan penuh kehangatan.

Menurut Hasanuddin, bantuan Al-Qur’an ini adalah hadiah terindah bagi TPQ Al-Ikhlas di Desa Sinar Masolo. Di tengah keterbatasan fasilitas di pulau ini, mushaf-mushaf baru ini menjadi penyulut semangat para santri untuk terus mengeja, menghafal, dan mencintai kalam Allah.

“Terima kasih yang tak terhingga kami haturkan kepada BMH, Kang Maman, JNE, serta seluruh pihak yang telah melangkah jauh menjangkau kami di sini. Semoga setiap huruf yang dibaca menjadi pahala jariah yang mengalir tanpa putus,” ujar Hasanuddin dengan nada haru saat ditemui, Senin (10/8/2026).

Sementara itu, Jubirman, S.Pd., pegiat literasi Konkep yang menjadi jembatan kebaikan hingga bantuan “Tebar Sejuta Al-Qur’an Bersama Kang Maman” ini tiba di Pulau Wawonii, turut memberikan apresiasi terkait program Tebar Sejuta Al-Qur’an dan pentingnya keberlanjutan gerakan ini.

“Gerakan Tebar Sejuta Al-Qur’an ini bukan sekadar membagikan buku keagamaan, melainkan sedang menanam benih-benih peradaban dan merawat nyala asa anak-anak bangsa di garis terdepan Nusantara. Kami sangat mengapresiasi sinergi luar biasa dari BMH, Kang Maman, dan JNE,” ucap Jubirman.

“Harapan kami, langkah mulia ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berlayar menembus pelosok-pelosok negeri lainnya yang masih merindukan sentuhan literasi Al-Qur’an,” sambungnya.

Hadirnya mushaf Al-Qur’an di TPQ Al-Ikhlas Desa Sinar Masolo ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan jarak dan lautan tak mampu menghalangi kepedulian untuk menyalakan cahaya literasi Al-Qur’an di pelosok negeri.

Sebagai tambahan informasi, selain tebar Alquran ke Konawe Kepulauan, Kang Maman juga mengirimkan paket buku, ke 9 kabupaten lain di Sulawesi Tenggara.

Diantaranya tempat lokus Relawan Literasi Masyarakat Perpusnas RI berada yaitu di Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Bombana, Buton, Buton Utara, Buton Selatan, Kolaka Utara, Muna, dan Muna Barat. Hal ini tentu membuktikan komitmen Kang Maman dalam mendukung pengembangan budaya baca, hingga ke pelosok negeri.

Kang Maman aktif membagikan buku-buku bacaan ke berbagai Taman Baca Masyarakat yang berada di Indonesia. Cita-citanya untuk mencerdaskan anak bangsa melalui literasi terus dilakukan.

Kang Maman membagikan buku hingga Papua. Ia berharap dengan memberi bacaan bisa menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini.

“Saya mulai membagikan buku sejak tahun 2013 dan ini tahun ke 14 saya, dan buku buku itu dikirimkan ke berbagai pelosok seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Kang Maman.

“Semua dimulai dari hal-hal yang membuat orang senang, saya yakin kalau sesuatu itu menyenangkan, orang kemudian mencintai bahan bacaan, dan dari bahan bacaan yang dia cintai, ia dalami, ia tekuni kita akan melihat dia akan melangkah sejauh mana. Saya percaya orang yang rajin membaca buku adalah orang yang berdaya,” pungkasnya.

Laporan: Jarman Alkindi

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *