Kolaka Utara Matangkan Arah Pembangunan Lewat Musrenbang RPJMD 2025–2029

Keterangan Gambar : Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H Saat Menyampaikan Sambutan

KOLAKA UTARA — Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Masjid Agung Kolaka Utara ini dibuka langsung oleh Bupati Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H, Sabtu (2/8/2025).

Hadir dalam forum strategis tersebut, Pls. Sekretaris Daerah Muhammad Idrus, S.Sos., M.Si., jajaran Forkopimda, anggota DPRD, para kepala OPD, camat, hingga kepala desa se-Kabupaten Kolaka Utara. Kegiatan ini menjadi tonggak awal perumusan arah pembangunan lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Bupati Nur Rahman menekankan bahwa penyusunan RPJMD bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan instrumen utama untuk mewujudkan pembangunan daerah yang berpihak pada kebutuhan dan harapan masyarakat. Ia menegaskan bahwa dokumen RPJMD disusun berdasarkan pendekatan menyeluruh: teknokratik, partisipatif, politis, hingga sinkronisasi antara top-down dan bottom-up.

“RPJMD ini bukan hanya sekadar formalitas dokumen perencanaan. Ia adalah cerminan nyata dari visi, misi, serta kebutuhan lintas sektor masyarakat Kolaka Utara,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan visi pembangunan yang akan menjadi arah utama pemerintah daerah, yakni: “Kolaka Utara sebagai Daerah yang Madani, Maju, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan.” Untuk mencapai visi tersebut, ditetapkan tujuh misi utama, mulai dari peningkatan kualitas SDM hingga penguatan sektor pertanian dan lingkungan hidup.

Suasana Pembukaan Kegiatan Musrembang untuk RPJMD Kolaka Utara 2025-2029

Berikut tujuh misi pembangunan Kabupaten Kolaka Utara 2025–2029:

  1. Peningkatan kualitas sumber daya manusia.
  2. Reformasi tata kelola pemerintahan yang bersih dan berkualitas.
  3. Pembangunan infrastruktur secara merata dan berkualitas.
  4. Peningkatan nilai tambah produk berbasis potensi lokal.
  5. Penguatan sektor pertanian dalam arti luas.
  6. Pembangunan berwawasan lingkungan.
  7. Penguatan nilai keberagaman dalam pembangunan sosial.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga semangat kolaborasi, inovasi, dan keterlibatan aktif dalam proses pembangunan.

“Musrenbang ini bukan hanya agenda seremonial. Ini ruang bersama untuk menyatukan gagasan dan kekuatan demi kemajuan Kolaka Utara yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Laporan: Andika

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *