Ketua Komisi III DPRD Kolut dan PLN Tinjau Rencana Jalur Lisdes di Desa Tobela

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kolut, Samsir, S.T., M.Si Bersama Manager ULP PLN Tinjau Rencana Jalur Pembangunan Listrik Desa

KOLAKA UTARA — Upaya memperjuangkan pemerataan akses listrik bagi masyarakat terus dilakukan.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kolaka Utara sekaligus Ketua Fraksi PKB, Samsir, S.T., M.Si., bersama Manager ULP PLN Kolaka Utara turun langsung meninjau rencana jalur pembangunan Listrik Desa (Lisdes) di Desa Tobela, Jumat (14/8/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi medan sekaligus memastikan kesiapan jalur yang direncanakan menjadi bagian dari pembangunan jaringan listrik menuju permukiman warga.

Rombongan terlebih dahulu berkumpul di kediaman Sekretaris Desa Tobela. Dari lokasi tersebut, perjalanan dilanjutkan sekitar dua kilometer menuju titik rencana jalur jaringan listrik.

Perjalanan menuju lokasi tidak mudah. Kondisi medan yang terjal dan sebagian besar masih berupa jalan setapak membuat rombongan harus menggunakan kendaraan roda dua. Warga setempat turut mendampingi sekaligus memberikan gambaran mengenai kondisi wilayah dan akses yang selama ini mereka lalui.

Setibanya di lokasi, Samsir bersama pihak PLN kemudian berdialog dengan masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan harapan agar pembangunan jaringan listrik yang telah lama dinantikan dapat segera direalisasikan.

Bagi masyarakat Desa Tobela, akses listrik dinilai memiliki arti penting dalam menunjang berbagai kebutuhan sehari-hari. Selain sebagai sumber penerangan, listrik dibutuhkan untuk mendukung kegiatan belajar anak-anak, akses komunikasi dan informasi, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Kondisi tanpa jaringan listrik yang memadai juga dinilai menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di wilayah tersebut.

Peninjauan lapangan dan dialog bersama warga berlangsung kurang lebih empat jam. Samsir mengatakan, kehadiran dirinya bersama pihak PLN merupakan bentuk keseriusan dalam mengawal aspirasi masyarakat hingga ke tingkat lapangan.

“Kami hadir bukan hanya untuk mendengar laporan, tetapi turun langsung melihat kondisi di lapangan dan mendengarkan apa yang menjadi harapan masyarakat. Aspirasi ini akan kami kawal dan koordinasikan bersama pihak terkait agar rencana pembangunan Listrik Desa ini dapat diwujudkan,” tegas Samsir.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menambahkan, kunjungan lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan setiap rencana pembangunan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, persoalan akses listrik tidak boleh hanya dilihat dari sisi pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, koordinasi antara DPRD, pemerintah daerah, PLN dan masyarakat perlu terus diperkuat agar berbagai kendala teknis maupun administratif yang masih ada dapat dicarikan solusi bersama.

Samsir memastikan aspirasi masyarakat Desa Tobela akan terus dikawal melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Ia berharap hasil peninjauan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses tindak lanjut pembangunan jaringan Lisdes.

“Harapan kami, apa yang kita lihat bersama hari ini menjadi langkah awal yang konkret. Masyarakat sudah lama menantikan hadirnya listrik, sehingga tentu kita berharap rencana ini dapat segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan kemampuan yang ada,” ujarnya.

Peninjauan tersebut sekaligus menjadi gambaran nyata bahwa pemerataan infrastruktur dasar masih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat di wilayah terpencil.

Kehadiran jaringan listrik diharapkan tidak hanya menerangi rumah-rumah warga, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi pendidikan, komunikasi, serta pengembangan ekonomi masyarakat Desa Tobela.

Laporan: Andika

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *