Kampanye Gemar Membaca Jilid III Hadir di Desa Tahibua, 78 Anak Meriahkan Aksi Literasi

Keterangan Gambar : Dokumentasi Kegiatan Kampanye Gemar Membaca Jilid III di Desa Tahibua

KOLAKA UTARA — Semangat menumbuhkan budaya membaca kembali bergema di Desa Tahibua, Kecamatan Tiwu, Kabupaten Kolaka Utara.

Sebanyak kurang lebih 78 anak TK/PAUD dan Sekolah Dasar sederajat dari sejumlah wilayah di Kecamatan Tiwu mengikuti Kampanye Gemar Membaca Jilid III, Minggu, 4 Oktober 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Forum Pegiat Literasi Kolaka Utara ini tidak sekedar menghadirkan aktivitas membaca nyaring bagi anak-anak, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi berbagai unsur untuk bersama-sama membangun budaya literasi dari desa.

Suasana kegiatan semakin semarak ketika anak-anak mengikuti sesi membaca nyaring kemudian, mendengarkan cerita, berinteraksi, menjawab pertanyaan, serta menikmati berbagai aktivitas literasi yang dikemas secara menyenangkan seperti kuis rangking satu. Tawa dan antusiasme peserta menjadi gambaran bahwa membaca dapat hadir sebagai kegiatan yang menggembirakan bagi anak.

Kampanye kali ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kolaka Utara, Forum Pegiat Literasi, Pendamping Desa, pengelola perpustakaan desa dan sekolah, Pemerintah Desa Tahibua, hingga masyarakat yang turut bergotong royong mempersiapkan lokasi kegiatan.

Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa gerakan literasi tidak dapat berjalan sendiri. Setiap unsur mengambil peran sesuai kapasitasnya, mulai dari fasilitasi, pendampingan, penyediaan tempat, pengelolaan kegiatan hingga dukungan masyarakat di tingkat desa.

Kepala Desa Tahibua Yunus.P, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Kampanye Gemar Membaca yang menjadikan desanya sebagai ruang belajar dan ruang tumbuh bagi anak-anak, menghibur Masyarakat, sekaligus mengenalkan pantai tahibua.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena anak-anak tidak hanya diajak membaca/ mendengarkan bacaan, tetapi juga diberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, belajar sambil berwisata. Pemerintah Desa Tahibua tentu mendukung kegiatan-kegiatan literasi seperti ini karena pendidikan dan budaya membaca merupakan investasi untuk masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Sementara itu, Yanti Pendamping Desa Kecamatan Tiwu menilai kegiatan tersebut menjadi contoh nyata bagaimana gerakan literasi dapat dibangun melalui kolaborasi banyak pihak.

“Kegiatan ini sangat positif karena semua unsur ikut mengambil bagian. Yang menarik, dukungan terhadap gerakan literasi ini juga datang dari para kepala desa se-Kecamatan Tiwu melalui dukungan dan suport pendanaan. Ini menunjukkan bahwa pemerintah desa memiliki kepedulian dan komitmen untuk bersama-sama membangun budaya literasi di wilayahnya,” ungkapnya.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi modal penting agar gerakan literasi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Setelah aksi Kampanye Gemar Membaca selesai, para pegiat literasi bersama unsur pendukung tidak langsung membubarkan diri. Mereka melanjutkan kegiatan dengan meeting evaluasi, membahas pelaksanaan aksi hari itu, mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki, sekaligus menyusun rencana kerja untuk menentukan locus kampanye berikutnya.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dari gerakan literasi yang dibangun secara berkelanjutan. Setiap kegiatan tidak hanya dilaksanakan, tetapi juga dievaluasi untuk memastikan aksi berikutnya semakin tepat sasaran dan mampu menjangkau lebih banyak anak serta masyarakat.

Kampanye Gemar Membaca Jilid III di Desa Tahibua akhirnya bukan hanya tentang 78 anak yang membaca bersama. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti bahwa ketika pemerintah, pendamping desa, pegiat literasi, pengelola perpustakaan, pemerintah desa dan masyarakat bergerak bersama, desa dapat menjadi ruang tumbuhnya budaya membaca.

Dari Tahibua, semangat itu terus digaungkan:
“Membaca Hari Ini, Membangun Masa Depan dari Desa.”

Laporan: Andika

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *