Jejak Sejarah Jatuhnya Pesawat Amerika Serikat di Pulau Wawonii

Keterangan Gambar : Wagub Sultra, Lukman Abunawas Bersama Komandan Lanud UHO Kolonel PnB Andy Ferdinand Picaulima Saat Meninjau Lokasi Jatuhnya Pesawat AS di Wawonii (Foto: IST)

KONAWE KEPULAUAN – Tak banyak yang tahu, ternyata ada jejak sejarah jatuhnya pesawat milik Amerika Serikat (AS) di Pulau Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

Hal tersebut terungkap ke publik saat Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Lukman Abunawas bersama Komandan Lanud Haluoleo (HO), Kolonel PnB Andy Ferdinand Picaulima melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Konawe Kepulauan beberapa waktu lalu.

Kunjungan ini dilaksanakan sebagai momen jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Pada kunjungan kerja tersebut, Wagub Sultra dan Komandan Lanud Haluoleo meninjau situs sejarah jatuhnya pesawat pembom milik Amerika Serikat di wilayah Pulau Wawonii, tepatnya di Desa Ladianta Kecamatan Wawonii Timur Laut.

Lokasi Jatuhnya Pesawat AS yang Ditembak oleh Tentara Jepang di Ladianta, Konkep yang Kini Sudah Dijadikan Lokasi Persawahan (Sumber: Skripsi Mahasiswa UHO Prodi Pendidikan Sejarah, Nuim Hayat)

Lokasi Jatuhnya Pesawat AS yang Ditembak oleh Tentara Jepang di Ladianta, Konkep yang Kini Sudah Dijadikan Lokasi Persawahan (Sumber: Skripsi Mahasiswa UHO Prodi Pendidikan Sejarah, Nuim Hayat)

Diketahui bahwa jatuhnya pesawat milik AS ini pada saat perang dunia kedua. Lukman Abunawas bersama rombongan dan unsur pemerintahan Konawe Kepulauan, antusias menyaksikan lokasi bersejarah tersebut.

“Kami kunjungan di Konkep ini untuk tinjau lokasi jatuhnya pesawat pembom milik Amerika Serikat Perang Dunia ke 2,” ujar Lukman Abunawas.

Lukman Abunawas berharap pemerintah setempat bisa melestarikan situs sejarah yang ada di daerah Kabupaten Konawe Kepulauan, untuk dijadikan media pendidikan dan media pengingat sejarah perjuangan anak bangsa dalam mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

Dalam penelusuran media ini dilansir dari www.findagrave.com, ditemukan bahwa pesawat pembom milik Amerika Serikat tersebut terjatuh pada 8 Januari 1944. Nama penerbang pesawat yang jatuh tersebut dan dinyatakan meninggal dunia yakni Lieut Harold Shadley Mulhollen. Pesawat ditembak jatuh oleh tantara Jepang yang sedang berada di Desa Ladianta, Kecamatan Wawonii Timur Laut, Kabupaten Konawe Kepulauan.

Penebang Pesawat Amerika Serikat, Lieut Harold Shadley Mulhollen yang Jatuh di Wawonii pada 8 Januari 1944 (Sumber: www.findagrave.com)

Penebang Pesawat Amerika Serikat, Lieut Harold Shadley Mulhollen yang Jatuh di Wawonii pada 8 Januari 1944 (Sumber: www.findagrave.com)

Memang saat itu Jepang sedang menduduki Pulau Wawonii. Diketahui, Jepang pertama kali mendaratkan kakinya di Pulau Wawonii pada tahun 1942 yakni di Desa Munse Kecamatan Wawonii Timur.

Duktip dari hasil penelitian Nuim Hayat pada tahun 2016 (Mahasiswa UHO Prodi Pendidikan Sejarah) bahwa kedatangan Jepang di Sulawesi Tenggara ditandai dengan masuknya Jepang di Kendari pada malam tanggal 24 Januari 1942 hal ini menjadi awal pendudukan Jepang di Sulawesi Tenggara setelah Jepang menguasai Kendari.

Puing-Puing Pesawat Amerika Serikat yang Ditembak oleh Tentara Jepang di Ladianta, Konkep (Sumber: Skripsi Mahasiswa UHO Prodi Pendidikan Sejarah, Nuim Hayat)

Puing-Puing Pesawat Amerika Serikat yang Ditembak oleh Tentara Jepang di Ladianta, Konkep (Sumber: Skripsi Mahasiswa UHO Prodi Pendidikan Sejarah, Nuim Hayat)

Jepang melakukan penyisiran terhadap Pulau-Pulau yang ada di sekitar Kendari salah satunya adalah Pulau Wawonii. Jepang tertarik dengan Pulau Wawonii karena tempatnya yang strategis sehinnga mendukung dijadikan sebagai salah satu daerah pertahanan di daerah Asia Tenggara.

Laporan: Jubirman

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *