Keren, Dosen dan Mahasiswa UM Kendari Kembangkan Hidroponik Organik

Keterangan Gambar : Ketua Tim Penelitian Program Riset Keilmuan Asriani, SP.,M.Sc Bersama Rekan Dosen dan Mahasiswa (Foto: IST)

KENDARI – Program pemerintah tentang ketahanan dan keamanan pangan perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak termasuk Perguruan Tinggi.

Salah satu permasalahan produksi sayuran di Indonesia pada umumnya adalah tingkat keamanan yang tidak terjamin karena tingginya penggunaan pestisida yang dapat membawa dampak kesehatan yang buruk bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Sebagai bentuk dukungan tersebut maka tim dosen dan mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Kendari dengan mitra telah melaksanakan kegiatan penelitian program Riset Keilmuan Bidang kewirausahan dengan tema “Pengembangan Agribisnis Berbasis Agrotechnopreneurship Hidroponik Organik Melalui Model Pembelajaran Aplikatif”.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama Kemendikbud Ristek dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Hibah Riset Keilmuan.

Kegiatan ini telah berlansung sejak awal tahun 2022 sampai saat ini yang bertempat di kebun percontohan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Kendari. Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh tim dosen pemenang hibah riset keilmuan  bidang kewirausahaan yakni Asriani, SP. ,M.Sc dan Nurcayah, SP., M.Si Dosen Fakultas Pertanian UM Kendari yang berklaborasi dengan   Dr. Dhian Herdhiansyah, MP Dosen Fakultas Pertanian UHO beserta beberapa mahasiswa.

Adapun mitra dari kegiatan ini adalah Koperasi Surya Amaliah (KSA) yang diketuai oleh Patta Hindi Asis, S.Sos., M.A yang juga merupakan Dosen Fakultas Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Kendari.

Ketua Tim Penelitian Program Riset Keilmuan Asriani, SP.,M.Sc menyatakan program tersebut difokuskan pada usaha Agribisnis tanaman hidroponik yang dimulai dari pembuatan instalasi, teknik budidaya, pemeliharaan, panen sampai pemasaran.

Program tersebut melibatkan mahasiswa sebagai komitmen dalam mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) bidang kewirauasahaan sekaligus menghasilkan komoditas sayur yang sehat bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini pula diharapkan dapat menciptakan unit usaha baru bagi Fakultas Pertanian,” ujar Asriani dalam keterangan persnya, Selasa (9/8/2022).

Sementara itu, Ketua Koperasi Surya Amaliah (KSA)  Patta Hindi Asis, S.Sos., M.A sangat mengapresiasi dan siap menjadi mitra dalam kegiatan pemasaran dan berkomitmen akan menjadikan komoditas sayur hidroponik organik sebagai produk yang akan dijual pada koperasi yang dipimpinnya.

Laporan: Jarman

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *