KONAWE KEPULAUAN – Geliat meningkatkan minat baca harus terus digaungkan dengan membentuk pojok-pojok baca.
Hal inilah yang menjadi niat dan gebrakan besar oleh Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Saat ini, telah terbentuk pojok-pojok baca di beberapa desa di Konkep. Diantaranya Desa Sinaulu Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara yang membentuk Pojok Baca Cendekia.
Kepada Potretsultra.com, Ketua Pojok Baca Cendekia Desa Sinaulu Jaya, Aliadin, S.Pd, S.Sos mengungkapkan, baru beberapa hari resmi dilaunching, puluhan warga area desa Mosolo Raya sudah berdatangan untuk meminjam buku di Pojok Baca ini.
“Alhamdulillah, baru beberapa hari ini kita launching tapi yang datang pinjam buku sudah banyak,” ujar Aliadin, Kamis (1/9/2022).
Aliadin menyebut bahwa, para peminat yang baca buku ini terdiri dari semua kalangan. Karena buku-buku yang tersedia juga menyentuh di hampir semua profesi dan aktivitas masyarakat. Mulai dari pendidikan, sosial-budaya, pertanian, perikanan, UMKM, olahraga, politik, agama, dan sebagainya.
“Memang kami siapkan buku dari judul dan jenis yang bervariasi, ada dari buku-buku pelajaran, buku politik, sejarah kebudayaan, wawasan kebangsaan, hukum, buku tentang desa, buku seputar syiar Islam, buku-buku pertanian, usaha, perikanan, juga buku cerita untuk anak-anak,” jelasnya.
Menurut Aliadin yang juga guru Honorer Daerah Konkep di SMPN 1 Wawonii Tenggara ini bahwa hadirnya Pojok Baca di Desa Sinaulu Jaya merupakan bagian dari upaya Pemda Konkep dalam menumbuhkan geliat minat baca di desa-desa. Sehingga, ia sangat mengapresiasi dan berterima kasih ke Bupati Konkep dan Wabup, serta Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah yang telah memfasilitasi ratusan judul buku untuk Pojok Baca Cendekia.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemda Konkep, semoga ikhtiar bersama dalam menumbuhkan dan meningkatkan minat baca masyarakat dapat kita wujudkan,” ucapnya.
Sementara itu, di tempat terpisah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Drs. Danyal, M.Pd menjelaskan, program gebrakan pojok baca ini dimaksudkan agar masyarakat Konkep dapat mengakses sumber informasi atau literatur sebagai rujukan dalam keseharian.
“Meski kita berada di desa-desa bahkan di pelosok sekalipun, namun kita tetap bisa mengakses berbagai literatur yang ada. Pojok Baca hadir untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses buku-buku bacaan,” ujar Danyal.
Mantan Kepala Dinas Perumahan Konkep itu berharap agar masyarakat setempat dapat memanfaatkan dengan baik pojok baca yang telah disediakan oleh Pemda di beberapa desa. Karena geliat menumbuhkan minat baca ini juga merupakan bagian dari semangat bersama dalam mewujudkan misi besar ‘Wawonii Bangkit’.
“Pojok baca hadir di desa juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan Wawonii Bangkit,” tutupnya.
Laporan: Jarman

























Tinggalkan Balasan