Generasi Muda Berkarakter Dinilai Jadi Kunci Memperkokoh Kedaulatan Bangsa

Keterangan Gambar : Wabendum PB HMI Periode 2024–2026, Ilham Rosyid Hasibuan Saat Mengisi FGD di Fraksi Gerindra Jawa Tengah

SEMARANG – Pembangunan karakter generasi muda dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkokoh kedaulatan bangsa di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bendahara Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Periode 2024–2026 sekaligus Direktur Simpul Demokrasi, Ilham Rosyid Hasibuan, dalam diskusi kepemudaan bertajuk “Membangun Generasi Muda Jawa Tengah yang Berkarakter untuk Memperkokoh Kedaulatan Bangsa”, Kamis (9/7/2026).

Ilham Rosyid Hasibuan mengatakan, generasi muda tidak cukup hanya memiliki kecerdasan intelektual dan kemampuan bersaing secara global. Mereka juga harus memiliki karakter kuat, integritas, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta kesadaran terhadap kepentingan nasional.

“Karakter menjadi fondasi kekuatan bangsa. Dengan karakter yang kuat, kita akan menghasilkan sumber daya manusia yang mampu menjaga kepentingan nasional sekaligus berdaya saing di tingkat global,” ujar Ilham Rosyid Hasibuan.

Menurutnya, generasi muda Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan nasional. Potensi tersebut perlu diperkuat melalui pendidikan karakter, peningkatan literasi, pengembangan kapasitas, serta perluasan ruang partisipasi anak muda dalam berbagai bidang.

Ia menegaskan, kedaulatan bangsa tidak hanya dibangun melalui kekuatan ekonomi dan pertahanan, tetapi juga melalui kualitas manusia yang memiliki karakter kuat dan kesadaran kebangsaan.

“Karakter membentuk pribadi, pribadi membangun masyarakat, dan masyarakat yang berkarakter akan melahirkan bangsa yang berdaulat,” tegasnya

Ilham Rosyid Hasibuan juga menekankan bahwa generasi muda harus ditempatkan sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek. Karena itu, penguatan kepemimpinan, kewirausahaan, inovasi, serta partisipasi sosial dan politik yang sehat menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi masa depan.

Dalam konteks Jawa Tengah, penguatan karakter dinilai semakin penting untuk menghadapi tantangan perkembangan teknologi, perubahan ekonomi global, disrupsi sosial, serta persaingan sumber daya manusia di tingkat nasional dan internasional.

Meski demikian, generasi muda tetap perlu memanfaatkan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri, nilai-nilai kebangsaan, dan tanggung jawab sosial.

Ilham Rosyid Hasibuan menambahkan, pembangunan karakter tidak dapat dilakukan secara instan. Diperlukan kolaborasi antara keluarga, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, masyarakat, dan pemerintah untuk menciptakan ekosistem yang mendukung lahirnya generasi muda yang berintegritas dan berdaya saing.

“Pembangunan generasi muda yang berkarakter bukan hanya investasi bagi masa depan Jawa Tengah, tetapi juga bagian penting dari upaya memperkokoh kedaulatan bangsa,” pungkasnya.

Laporan: Jumrin

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *