Pemkab Kolaka Utara Perjuangkan Pembangunan RSUD Baru, Komisi V DPR RI Siap Kawal Usulan ke Pemerintah Pusat

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Kolut, H. Jumarding Bersama Anggota DPR RI, Ridwan Bae

​JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) tidak main-main dalam merevolusi kualitas pelayanan kesehatan bagi warganya.

Bergerak taktis, Pemkab Kolut melancarkan langkah strategis dengan mengetuk pintu Komisi V DPR RI. Misi utamanya jelas yakni memperjuangkan megaproyek relokasi dan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang lebih representatif, modern, dan tangguh.

​Sinyal keseriusan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, S.E. Dalam audiensi krusial tersebut, ia membeberkan cetak biru, tantangan geografis, hingga urgensi mutlak di balik perlunya sokongan penuh dari APBN dan pemerintah pusat.

​Menjawab Tantangan Geografis & Lonjakan Investasi Nikel

​Kabupaten Kolaka Utara saat ini tengah berada di radar pertumbuhan yang masif. Memiliki bentang wilayah seluas 3.391 Kilometer persegi yang mencakup 15 kecamatan dan dihuni oleh lebih dari 143.604 jiwa, kebutuhan akan fasilitas medis prima sudah tidak bisa ditawar lagi.

Selama ini, masyarakat sering kali harus “bertaruh” dengan jarak dan waktu demi mendapatkan layanan spesialis atau rujukan.

​Kondisi RSUD yang ada saat ini pun dinilai sudah mencapai titik jenuh (overcapacity). Selain lahannya yang terkunci untuk pengembangan, posisinya rentan dikepung banjir, serta belum memiliki fasilitas penunjang yang memadai untuk memikat para dokter spesialis masa depan.

​Kebutuhan ini kian mendesak seiring status Kolaka Utara yang kini melejit sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN). Masuknya investasi raksasa di sektor pertambangan nikel dan industri smelter diproyeksikan bakal memicu booming populasi dan aktivitas ekonomi.

​”Relokasi dan pembangunan RSUD Kolaka Utara bukan sekadar mendirikan dinding gedung baru. Ini adalah investasi jangka panjang dan komitmen kemanusiaan untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan akses kesehatan yang cepat, terjangkau, dan berkualitas tinggi,” tegas H. Jumarding, Senin (22/6/2026).

​Mengintip Calon Lokasi Baru: Strategis dan Bebas Banjir

​Sebagai solusi konkret, Pemkab Kolut membidik lahan emas di Desa Lanipa-Nipa, Kecamatan Katoi. Lokasi ini dinilai sangat premium dan strategis karena secara status hukum jelas, karena merupakan aset sah Pemda yang telah bersertifikat.

​Kemudian aksesibilitas tinggi, yakni dekat dengan pusat perkotaan dan RS lama, namun bebas dari ancaman banjir. Selanjutnya infrastruktur siap, karena sudah terkoneksi dengan jaringan jalan utama, listrik, dan pasokan air bersih.

​Tidak tanggung-tanggung, area yang disiapkan mencapai 10,261 hektare, dengan area timbunan eksisting sebesar 4,324 hektare. Luasan yang lebih dari cukup untuk membangun kompleks rumah sakit modern berstandar nasional yang adaptif terhadap pengembangan masa depan.

​Secara administratif, Pemkab Kolut telah merampungkan “pekerjaan rumah” mereka—mulai dari penyusunan dokumen perencanaan hingga sinkronisasi lintas sektor. Kini, bola panas ada di tangan pemerintah pusat terkait sokongan anggaran.

​Sokongan Penuh Parlemen: Ridwan Bae & Ahmad Safei Siap Kawal

​Aspirasi membara dari Bumi Patampanua ini langsung disambut hangat oleh dua legislator vokal Komisi V DPR RI asal Sulawesi Tenggara, Ridwan Bae dan Ahmad Safei. Keduanya memasang badan untuk mengawal usulan ini ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

​Ridwan Bae menegaskan komitmennya untuk mengintervensi usulan ini agar masuk dalam skala prioritas nasional pembangunan infrastruktur kesehatan.

​Ahmad Safei bergerak cepat mendorong Pemkab Kolut memperketat komunikasi dan koordinasi dengan Menteri PU serta Direktorat Jenderal terkait demi memangkas birokrasi, agar proyek ini bisa segera kick-off.

​Sinergi solid antara eksekutif daerah, parlemen, dan pemerintah pusat ini meniupkan angin segar sekaligus harapan baru bagi masyarakat Kolaka Utara. RSUD baru bukan lagi sekadar mimpi di atas kertas, melainkan sebuah realitas yang siap diwujudkan demi masa depan Kolaka Utara yang lebih sehat dan sejahtera.

Laporan: Andika

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *